Advertisements

Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah

Cara mendekatkan diri kepada Allah bermacam-macam. Di antaranya adalah dengan cara zikir mengingat Allah, berdoa kepada Allah, menjalankan sholat yang wajib dan yang sunnah, berpuasa, bersedekah, dan sebagainya.

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al ‘Ankabuut 45]

Al Qur’an adalah firman Allah. Membaca Al Qur’an, selain memberi kita petunjuk juga membuat kita dekat dengan Allah. Kemudian menjalankan sholat. Dalam sholat, kita mengingat Allah
“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang” [Al Ahzab 41-42]

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. ” [Al Ahzab 35]

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” [Al Munaafiquun 10]

Bersedekah untuk fakir miskin serta untuk dakwah dan jihad itu juga besar manfaatnya. Orang yang malas bersedekah, kelak akan menyesal menjelang mati.

Mengaji belajar Islam. Tanpa ilmu, sulit kita mendekat kepada Allah. Di sinilah pentingnya mengaji pada ulama yang lurus dan sholeh.

Berkumpul dan bergaul dengan orang-orang sholeh juga penting. Mereka niscaya mengajak kita kepada kebaikan. Jika berkumpul dengan orang-orang jahat, khawatirnya kita terbawa melakukan kejahatan.

Advertisements

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: