Advertisements

Syarat menjadi Imam Sholat

Jadi Imam Sholat itu tidak sembarangan. Bukan asal berani dan gaya2an sehingga kemudian difoto dan diviralkan seolah2 dia itu hebat. Alim. Ini riya namanya.

Dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Mas’ud al-Anshari RA disebutkan bahwa ada kriteria orang yang paling berhak menjadi imam shalat. 

“Yang berhak menjadi imam pertama adalah yang paling pandai membaca dan hafal Al-Qur’an. Jika sama-sama pandai, maka yang diutamakan adalah yang paling mengerti tentang hadits dan sunah Nabi.Jika sama-sama mengerti, pilih yang paling pertama datang kedaerah tersebut. Jika sama dalam hal kedatangannya, siapa yang dahulu masuk Islam. Dan jika bersama masuk Islam, maka yang lebih tualah yang lebih utama” .

Naifnya lagi, saat membaca surat Al Fatihah dan ayat Al Qur’an, mulailah nampak kebodohan dan tak layaknya sang imam yang suka berebut itu. Jangankan ilmu dan akhlaknya, bab makhorijul qur’an-nya pun kacau balau dan ngawur. Apalagi panjang pendek dan makna serta pemahamannya terhadap apa yang ia baca.

Menurut Imam Ghazali tentang etika shalat berjamaah yang beliau tuangkan dalam kitab Bidayah al Hidayah.

Seorang imam yang harus menjaga, atau minimal mempertimbangkan kenyamanan makmumnya. Imam harus mampu membaca bacaan al Fatihah dan bacaan ayat Al Qur-an dengan berbagai model lantunan yang indah, merdu dan tartil.

Perlu juga kita perhatikan bahwa kekhusyu’an bisa jadi sangat terbantu dengan cara bacaan imam yang fasih dan dengan suara yang merdu dan tartil.

Advertisements

You may also like...

1 Response

  1. Faqih says:

    Artikelnya sangat bermanfaat min,Oya saya juga baru bikin artikel tentang mengapa lidah ini Kelu saat hendak menemui ajalnya mari baca Klik Disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: