Media Islam, Islam, Allah, Muhammad

Kategori

Fatwa MUI – Ahmadiyah Qadiyan Sesat

Faham Ahmadiyah dinyatakan sesat karena beranggapan bahwa Nabi Muhammad bukanlah Nabi yang terakhir dan menganggap Ghulam Mirza Ahmad sebagai Nabi.

Baca selanjutnya…

Advertisements

Fatwa MUI – Ingkar Sunnah Sesat

 

Berikut Fatwa MUI yang menyatakan paham Ingkar Sunnah/Hadits sebagai sesat:

* Aliran yang menolak sunah/hadis rosul


Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam sidangnya di Jakarta pada Tanggal 16 Ramadhan 1403 H. bertepatan dengan tanggal 27 Juni 1983 M., setelah :

Baca selanjutnya…

Tak Jalankan Hukum Allah – Anak Perkosa Ibu Kandung

Inilah akibat syariat Islam / Hukum Allah tidak dijalankan di Indonesia. Kejahatan merajalela. Pembunuhan, perampokan, penculikan, perkosaan sering terjadi. Koran yang berisi berita kejahatan seperti Pos Kota tidak perlu takut kehabisan berita meski mereka terbit tiap hari.

Bahkan anak gadis umur 6 dan 10 tahun pun bisa diculik dan diperkosa di Indonesia. Ini bisa terjadi karena hukum kita sangat “baik” terhadap para penjahat. Untuk pemerkosa, hukuman maksimal hanya 12 tahun. Hukuman maksimal ini jarang jadi vonis hakim. Jaksa menuntutnya di bawah itu. Hakim memutuskan lebih rendah lagi. Biasanya Cuma 3-4 tahun penjara saja. Dengan remisi 6 bulan tiap 17 Agustus, efektif hukuman hanya sekitar 2 tahun saja.

Baca selanjutnya…

Membakar Petasan Mubadzir dan Haram

Sekarang banyak ummat Islam yang tenggelam dalam perbuatan yang mubadzir dan membawa mudlorot (bahaya) pada dirinya sendiri tanpa mereka sadari.

Di antaranya banyak Muslim yang membakar petasan di bulan Ramadan. Mereka tak sadar jika membakar petasan itu adalah perbuatan yang mubadzir (membuang duit) dan cuma menimbulkan mudlorot atau bencana.

Baca selanjutnya…

Tanah untuk Rakyat dan Keadilan Sosial

SawahNabi Muhammad SAW bersabda: ”An-Naas syurokaa fi tsalatsin, fil-maa wal-kalaa wan-naaro.” Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu air, rumput, dan api. (HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).

Pada kenyataannya, di Indonesia banyak petani yang hanya punya lahan kurang dari 0,5 hektar. Bahkan ada yang tanahnya dirampas oleh pengusaha besar atau yang lainnya. Tak heran jika di Sumatera Utara ada demo yang menyatakan bahwa “Tanah untuk Rakyat”.

Baca selanjutnya…

Bank Syariah Harusnya Mempermudah – Rahmatan Lil Alamiin

 

 

Ada yang mengatakan bahwa Grameen Bank yang dikelola pemenang Nobel Muhammad Yunus di Bangladesh bukan Bank Syari’ah. Namun saya melihat Grameen Bank pada beberapa sisi justru lebih Islami daripada sebagian Bank Syariah yang ada di Indonesia.

Pertama Grameen Bank tidak membutuhkan jaminan. Jadi orang miskin, khususnya wanita, bisa meminjam tanpa perlu memberi jaminan. Nah di Indonesia, jangankan tanpa jaminan, rumah di dalam gang saja ada bank Syariah yang tidak mau menerima sebagai jaminan. Hebatnya meski tanpa jaminan, tingkat pengembalian nasabah Grameen Bank tetap tinggi!

Baca selanjutnya…