Media Islam, Islam, Allah, Muhammad

Kategori

Pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Al Washiyyah

Tahfidz 1

Peletakkan batu pertama Pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an (PPTA) Al Washiyyah dilakukan pada hari Jum’at, 25 Muharram 1435 H (29 November 2013) di belakang Yayasan Majelis Al Washiyyah, Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Sebelumnya dibacakan doa oleh Habib Husein bin Abdurrahman Al Habsyi yang datang langsung dari Hadramaut, Yaman. Peletakkan batu pertama dilakukan oleh KH Ali Yafie. Hadir pula pengurus PPTA Al Hafidz Habib Ahmad Al Munawar.

Baca selanjutnya…

Advertisements

Jembatan Sirothol Mustaqim

Jembatan Shirothol Mustaqim

Di akhirat, setelah hisab dan mizan, setiap manusia harus melewati Jembatan Sirothol Mustaqim yang membentang di atas neraka. Jembatan ini seperti rambut yang dibelah tujuh. Setajam silet. Sehingga seorang pemain sirkus yang amat ahli pun akan terjatuh jika amalannya buruk. Hanya orang2 yang beriman dan beramal saleh saja yang bisa melewatinya.

 

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada seorangpun dari golongan kaum Muslimin yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, yang akan disentuh oleh api neraka , melainkan sekedar menebus persumpahan -tahillatul qasam-.” (Muttafaq ‘alaih) Tahillatul qasam ialah firman Allah Ta’ala: “Dan tiada seorangpun dari engkau semua, melainkan pasti akan mendatangi neraka itu.” (Maryam: 71). Maksudnya mendatangi neraka itu ialah menyeberang di atas jembatan -ashshirath- yakni sebuah jembatan yang diletakkan di atas punggung neraka Jahanam.

Baca selanjutnya…

Kalendar Islam Hijriyah

Hijrah
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” [At Taubah 36]

Sesungguhnya di zaman Nabi sudah dikenal Bulan, Hari, dan Tanggal. Cuma tahunnya saja yang belum ditetapkan. Karena itu tahun lahirnya Nabi disebut Tahun Gajah karena tidak ada penanggalan Tahun saat itu. Pada zaman Khalifah Umar ra, baru ditetapkan tahun penanggalan Islam Hijriyah.

Baca selanjutnya…

Berbuat Baik Kepada Allah dan Makhluqnya

Berbuat Baik Kepada Allah dan Makhluqnya.
Ini ajaran Islam adalah berbuat baik. Baik terhadap Allah dan baik terhadap sesama manusia dan makhluk2 lainnya:

Pada suatu ketika ada seekor anjing berputar-putar di sekitar sebuah sumur, hampir saja ia terbunuh oleh kehausan, tiba-tiba ada seorang pezina -perempuan- dari golongan kaum pelacur Bani Israil melihatnya. Wanita itu lalu melepaskan sepatunya kemudian mengambilkan air untuk anjing tadi dan meminumkan air itu padanya, maka dengan perbuatannya itu diampunilah wanita tersebut.” [HR Bukhari dan Muslim]

Baca selanjutnya…

Suasana Alam Kubur

kuburan

Tiada aku melihat sesuatu (yang buruk) kecuali (pasti) kuburan lebih buruk daripadanya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis riwayat Barra’ bin Azib ra.:

Dari Nabi saw., beliau membacakan firman Allah: Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh. Kemudian beliau bersabda: Ayat ini turun mengenai siksa kubur. Ditanyakan kepada orang mukmin: Siapakah Tuhanmu? Ia menjawab: Tuhanku Allah dan nabiku Muhammad saw. Itulah yang dimaksudkan dengan firman Allah: Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan dunia dan akhirat. (Shahih Muslim No.5117)

Baca selanjutnya…

Kekeliruan Slogan “Kembali Kepada Al Qur’an dan Hadits”

mazhab-vs-anti-mazhab

Kembali kepada Al Qur’an dan Hadits itu dipropagandakan kaum Akhir Zaman yg seolah2 benar, padahal sebetulnya salah.
Akhirnya mereka memahami Al Qu’an dan Hadits dgn pikiran mereka sendiri. Padahal Al Qur’an dan Hadits cuma di kerongkongan mereka.
Mereka tidak berpegang pada pemahaman Ulama Salaf Asli, yaitu para Imam Mazhab dalam memahami Al Qur’an dan Hadits yg sebenarnya.
Padahal di Al Qur’an dan Hadits kita diperintahkan untuk bertanya kepada para Ulama. Karena para Ulama lah yg mampu memahami Al Qur’an. Dan sebaik2 Ulama adalah yg hidup pada 3 generasi terbaik pertama dalam Islam, yaitu generasi sahabat, tabi’in, dan tabi’it tabi’in:
Firman Allah:

“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]
Baca selanjutnya…