Media Islam, Islam, Allah, Muhammad

Kategori

Kalendar Islam Hijriyah

Hijrah
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” [At Taubah 36]

Sesungguhnya di zaman Nabi sudah dikenal Bulan, Hari, dan Tanggal. Cuma tahunnya saja yang belum ditetapkan. Karena itu tahun lahirnya Nabi disebut Tahun Gajah karena tidak ada penanggalan Tahun saat itu. Pada zaman Khalifah Umar ra, baru ditetapkan tahun penanggalan Islam Hijriyah.

Baca selanjutnya…

Advertisements

Berbuat Baik Kepada Allah dan Makhluqnya

Berbuat Baik Kepada Allah dan Makhluqnya.
Ini ajaran Islam adalah berbuat baik. Baik terhadap Allah dan baik terhadap sesama manusia dan makhluk2 lainnya:

Pada suatu ketika ada seekor anjing berputar-putar di sekitar sebuah sumur, hampir saja ia terbunuh oleh kehausan, tiba-tiba ada seorang pezina -perempuan- dari golongan kaum pelacur Bani Israil melihatnya. Wanita itu lalu melepaskan sepatunya kemudian mengambilkan air untuk anjing tadi dan meminumkan air itu padanya, maka dengan perbuatannya itu diampunilah wanita tersebut.” [HR Bukhari dan Muslim]

Baca selanjutnya…

Suasana Alam Kubur

kuburan

Tiada aku melihat sesuatu (yang buruk) kecuali (pasti) kuburan lebih buruk daripadanya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis riwayat Barra’ bin Azib ra.:

Dari Nabi saw., beliau membacakan firman Allah: Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh. Kemudian beliau bersabda: Ayat ini turun mengenai siksa kubur. Ditanyakan kepada orang mukmin: Siapakah Tuhanmu? Ia menjawab: Tuhanku Allah dan nabiku Muhammad saw. Itulah yang dimaksudkan dengan firman Allah: Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan dunia dan akhirat. (Shahih Muslim No.5117)

Baca selanjutnya…

Kekeliruan Slogan “Kembali Kepada Al Qur’an dan Hadits”

mazhab-vs-anti-mazhab

Kembali kepada Al Qur’an dan Hadits itu dipropagandakan kaum Akhir Zaman yg seolah2 benar, padahal sebetulnya salah.
Akhirnya mereka memahami Al Qu’an dan Hadits dgn pikiran mereka sendiri. Padahal Al Qur’an dan Hadits cuma di kerongkongan mereka.
Mereka tidak berpegang pada pemahaman Ulama Salaf Asli, yaitu para Imam Mazhab dalam memahami Al Qur’an dan Hadits yg sebenarnya.
Padahal di Al Qur’an dan Hadits kita diperintahkan untuk bertanya kepada para Ulama. Karena para Ulama lah yg mampu memahami Al Qur’an. Dan sebaik2 Ulama adalah yg hidup pada 3 generasi terbaik pertama dalam Islam, yaitu generasi sahabat, tabi’in, dan tabi’it tabi’in:
Firman Allah:

“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]
Baca selanjutnya…

Sedekah Orang Miskin

Banyak orang yang mengira bahwa untuk bersedekah kita harus kaya lebih dulu. Padahal belum tentu orang yang kaya, mau bersedekah. Contohnya Qarun. Jangankan sedekah. Zakat pun tidak mau sehingga dia diazab Allah dan ditenggelamkan ke dalam bumi hidup-hidup bersama hartanya.
Sebaliknya banyak orang yang menurut kita miskin atau biasa-biasa saja justru rajin bersedekah.
Rasulullah SAW bersabda, “Satu dirham bisa mengalahkan seratus ribu dirham.” Para sahabat bertanya, ‘Bagaimana bia demikian’

Orang yang Melarang Memberi Makan Orang Miskin

Buka Puasa Bersama 3

Bersyukur dan memberi makan orang itu memang Sunnah. Ada pun yg melarang memberi makan orang, itu disebut Allah sbg:

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 

Itulah orang yang menghardik anak yatim, 

dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” [Al Maa’uun 1-3]

Hukuman bagi orang yg melarang memberi makan dalam acara selamatan/syukuran: