Rumah Madina

Busana Muslim

Rumah Madina

Busana Muslimah

Rumah Pensil

WearMuslim

Butik Baju Muslim

Toko Buku Online DemiMasa

Busana Muslim

Daftar Milis Syiar-Islam

Powered by us.groups.yahoo.com

FORUM DISKUSI

Jadwal Shalat

Sistem Ekonomi Islam yang Pro Rakyat

Dalam Islam, uang negara harus digunakan untuk orang-orang miskin. Bukan untuk kemewahan bagi segelintir elit pejabat. Tak pantas para pejabat bermewah-mewahan sementara banyak orang miskin termasuk Balita sampai mengemis dan mengamen di jalanan. [...]

Daftar Produk AS yang Diboikot Para Ulama dan Kekuatan Ekonomi Yahudi AS

Di sini ditulis berbagai produk yang mendukung agresi militer AS dan Israel untuk membantai ummat Islam. Di sini juga ada produk alternatif yang bisa anda gunakan. [...]

Paham Ekonomi Neoliberalisme Bertentangan dengan Islam

IMF membunuh umat manusia tidak dengan peluru/rudal, tapi dengan wabah kelaparan

Andres Perez, Mantan Presiden Venezuela, The Ecologist Report, Globalizing Poverty, 2000

11,5 juta penduduk Indonesia kurang gizi/kelaparan

FAO, MS Encarta 2006

Neoliberalisme: Paham Ekonomi yang mengutamakan sistem Kapitalis Perdagangan Bebas, Ekspansi Pasar, Privatisasi/Penjualan BUMN, Deregulasi/Penghilangan campur tangan pemerintah, dan pengurangan peran negara dalam layanan sosial (Public Service) seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Neoliberalisme dikembangkan tahun 1980 oleh IMF, Bank Dunia, dan Pemerintah AS (Washington Consensus). Bertujuan untuk menjadikan negara berkembang sebagai sapi perahan AS dan sekutunya/MNC.

Baca selanjutnya…

Petisi Hentikan Kenaikan Harga Minyak dan Penjajahan AS di Iraq dan Afghanistan

Bagi yang ingin agar meroketnya harga minyak dan penjajahan AS di Iraq dan Afghanistan dihentikan, mohon sebarkan tulisan ini:

To read and sign the petition, click:

http://www.petitiononline.com/OilPrice/petition.html

Petition Stop the Rocketing Oil Price And US Occupation in Iraq and Afghanistan!

To: US Congress and US Government

VOA news said that US Congress call 5 biggest oil companies due to the rocketing oil price while the oil companies’ profit reach US$ 123 billions.

Baca selanjutnya…