Media Islam, Islam, Allah, Muhammad
“JualJual Nasi Kebuli Jakarta
Munatour - Haji dan Umrah Sesuai SunnahiMunatour - Haji dan Umrah Sesuai Sunnah

Tulisan Terkini

Twitter

#Discrimination, #Primordialism exist. Africans should led by #African, Chinas led by #China, Indonesian led by #Indonesian Not by others pic.twitter.com/ZDbAyX9KoW

Pandangan Islam Terhadap Perbudakan

Perdagangan Budak di AS

Sebelum Islam, dari zaman Yahudi dan Nasrani perbudakan itu adalah hal yang umum terjadi. Orang bebas melakukan apa saja terhadap budaknya mau memperkosa atau pun menyiksanya. Silahkan baca The Bible and Slavery di Wikipedia:
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Bible_and_slavery

Nah Islam berusaha memerdekakan budak:

Keutamaan memerdekakan budak
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw. beliau bersabda: Barang siapa memerdekakan seorang budak mukmin, maka Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari neraka dengan setiap anggota tubuh budak itu. (Shahih Muslim No.2775)

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Siapapun orang muslim yang memerdekakan seorang budak muslim, niscaya Allah akan menyelamatkan setiap anggota tubuhnya dari api neraka dengan setiap anggota tubuh budak tersebut.” Muttafaq Alaihi.

Menurut riwayat Tirmidzi dalam hadits shahihnya, dari Abu Umamah r.a: “Setiap orang muslim yang memerdekakan dua orang budak muslimah, maka keduanya akan menjadi penyelamatnya dari api neraka.”

Menurut riwayat Abu Dawud dari hadits Ka’ab Ibnu Murrah r.a: “Setiap wanita muslim yang memerdekakan budak muslimah, maka ia (budak muslimah yang dimemerdekakan) akan menjadi penyelamatnya dari api neraka.”

Di antaranya para Budak berhak dapat zakat agar mereka bisa merdeka:

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” [At Taubah 60]

Banyak denda jika tidak melakukan kewajiban agama ditebus dgn memerdekakan budak:
Salamah Ibnu Shahr Radliyallaahu ‘anhu berkata: Bulan Ramadlan datang dan aku takut berkumpul dengan istriku. Maka aku mengucapkan dhihar kepadanya. Namun tersingkaplah bagian tubuhnya di depanku pada suatu malam, lalu aku berkumpul dengannya. Maka bersabdalah Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam kepadaku: “Merdekakanlah seorang budak.” Aku berkata: Aku tidak memiliki kecuali seorang budakku. Beliau bersabda: “Berpuasalah dua bulan berturut-turut.” Aku berkata: Bukankah aku terkena denda ini hanyalah karena berpuasa?. Beliau bersabda: “Berilah makan satu faraq (3 sho’ = 7 kg) kurma kepada enam puluh orang miskin. Riwayat Ahmad dan Imam Empat kecuali Nasa’i.

Dalam Islam, budak tidak boleh diperkosa. Harus dinikahi dulu:

“Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki.” [An Nisaa’ 25]

Dan yang namanya Budak dalam Islam itu harus diberi tempat tinggal, pakaian sebagaimana yang dia pakai, dan makanan seperti yang dia makan. Jadi untuk hidup, para budak tidak perlu pusing untuk berhutang. Kalau sekarang, meski bukan budak juga para buruh yang gajinya rp 1 juta/bulan sementara biaya hidup rp 2 juta/bulan akhirnya harus pusing guna menutupi biaya hidup mereka.

Pelayan-pelayanmu adalah saudara-saudaramu. Allah menjadikan mereka bernaung di bawah kekuasaanmu. Barangsiapa saudaranya yang berada di bawah naungan kekuasaannya hendaklah mereka diberi makan serupa dengan yang dia makan dan diberi pakaian serupa dengan yang dia pakai. Janganlah membebani mereka dengan pekerjaan yang tidak dapat mereka tunaikan. Jika kamu memaksakan suatu pekerjaan hendaklah kamu ikut membantu mereka. (HR. Bukhari)

Budak tidak boleh dipukul:
Jangan memukul budak perempuanmu hanya karena dia memecahkan barang pecah-belahmu. Sesungguhnya barang pecah-belah itu ada waktu ajalnya seperti ajalnya manusia. (HR. Abu Na’im dan Ath-Thabrani)

Budak tidak boleh dipaksa kerja rodi:
Bagi seorang budak jaminan pangan dan sandangnya. Dia tidak boleh dipaksa melakukan pekerjaan yang tidak mampu dilakukannya. (HR. Muslim)

Jadi Islam itu menghapus perbudakan dgn cara yang halus. Ini beda dgn orang2 Kristen di mana mereka memperbudak orang2 Afrika hingga abad 19 (sekitar 200 tahun lampau) di Amerika, kemudian pakai Perang Saudara selama 100 tahun yang menewaskan 2% rakyat AS. Kalau dihitung sekarang, yang tewas 6 juta orang:
http://www.civilwar.org/education/civil-war-casualties.html

Jadi Islam menghapus perbudakan dgn cara yang baik dan damai. Budak harus diperlakukan dgn baik dan dimerdekakan sebisa mungkin.

Ayo Infaq Dakwah

Rekening BCA 0061947069 a/n Agus Nizami

About these ads

Tinggalkan Balasan

Akhlaq

Iman

Ekonomi

Download