Infaq Dakwah

PayPal: agusnizami@yahoo.com.sg Rekening BCA 0061947069 a/n Agus Nizami

Twitter

Inilah Ciri-ciri Muslim Sejati : Ummat Islam berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir: mediaislamraya.blogspot.com/2…

Habib Munzir Al Musawa Berpulang ke Rahmatullah

Habib Munzir dan KH Arifin Ilham

K. H. Muhammad Arifin Ilham

15 September 2013
“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Habib mulia tercinta Habib Munzir alMusawa telah dipanggil menghadap Allah jalla jalaaluhu jam 15 15 tadi sore ashar di RSCM Jakarta Pusat. Allahumma ya Allah ampunilah seluruh dosa almarhum, maafkan seluruh kesalahan almarhum, terimalah amal ibadah almarhum, terimalah almarhum sebagai hambaMu mulia disisiMu, luaskan lapangkan kuburan almarhum, jadikanlah kuburan almarhum taman diantara taman SyurgaMu, berilah kekuatan iman, kesabaran dan hikmah bagi keluarga almarhum dan kami sebagai sahabat dan murid almarhum…aamiin”.
 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151930449374739&set=a.435861909738.221420.56922759738&type=1&theater
Nabi Muhammad SAW sangat menghargai orang yang berilmu.


“Ulama adalah pewaris para Nabi” Begitu sabdanya seperti yang dimuat di HR Abu Dawud.

 
Bahkan Nabi tidak tanggung2 lebih menghargai seorang ulama daripada satu kabilah. “Sesungguhnya matinya satu kabilah itu lebih ringan daripada matinya seorang ‘alim.” (HR Thabrani)
Hilangnya ilmu bukan karena ilmu itu dicabut oleh Allah. Bukan karena Kitab Al Qur’an dan Hadits menghilang dari peredaran. Tapi hilang dengan wafatnya para Ulama yang menguasai ilmu tersebut.
Hadis riwayat Abdullah bin Amru bin Ash ra., ia berkata:
Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah tidak mengambil ilmu dengan cara mencabutnya begitu saja dari manusia, akan tetapi Allah akan mengambil ilmu dengan cara mencabut (nyawa) para ulama, sehingga ketika Allah tidak meninggalkan seorang ulama pun, manusia akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh yang apabila ditanya mereka akan memberikan fatwa tanpa didasarkan ilmu lalu mereka pun sesat serta menyesatkan. (Shahih Muslim No.4828)
 
Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)
Sehingga akhirnya orang-orang bodoh yang tidak faqih lah yang membaca kitab Al Qur’an dan Hadits dengan pemahaman yang keliru.

K. H. Muhammad Arifin Ilham

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Sahabatku tercinta aminkan doa ini untuk guru kita tercinta karena Allah, almarhum Habib Munzir Fuad Almusawa, “Allahumma ya Allah, ampunilah guru kami Habib Munzir Fuad Almusawa, dan kasihanilah beliau, sejahterakan beliau dan ampunilah dosa dan kesalahan beliau, hormatilah kedatangan beliau, dan luaskanlah tempat tinggal beliau, bersihkanlah beliau dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah beliau dari segala dosa sebagaimana kain putih yg bersih dari segala kotoran, dan gantikanlah baginya rumah yg lebih baik dari rumahnya yg dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yg lebih baik daripada ahli keluarganya yg dahulu, dan peliharalah beliau dari siksa kubur dan azab api neraka…aamiin”. Foto tadi ta’ziyah sebelum zhuhur, sebelum sholat mayit di mesjid Al Munawwar Jakarta Selatan. Kami mencintai engkau ya HabiibAllah.

Kaum Wahabi Takfiri berusaha memfitnah Habib Munzir sebagai bersahabat mesra dengan kafir Salibis AS.
Padahal apa yang dilakukan Habib Munzir adalah menyiarkan dakwah Islam.

Kabar Dunia Islam
Munzir dengan si Kafir Salibis Amerika, Dubes AS. Mesra dengan pembantai kaum muslimin..!

Nabi Muhammad itu dalam dakwahnya menulis surat ke Kaisar Romawi dsb. Kalau mereka bersikap baik dan santun, ya dibalas dgn sikap baik dan santun. Jika AS memang kafir harbi, namun Dubes AS di sini bersikap baik, ya tetap saja dibalas dgn baik. Bukankan Nabi Musa thd Fir’aun juga seperti itu? Apa firman Allah kepada Musa:
“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” [Thaahaa 43-44]

Di Media Wahabi Arrahmah juga Habib Munzir difitnah bersahabat dengan kaum kafir seperti Dubes AS Scott Marciel:

http://www.arrahmah.com/read/2013/01/14/26132-dikunjungi-habib-munzir-al-musawa-terkagum-kagum-akhlak-dubes-as.html

Padahal Habib mendakwahkan Islam kepadanya bahwa Islam itu ajaran yang cinta damai dan penuh kasih sayang. Dan jika Habib mendoakan agar Scott dan seluruh rakyat Amerika diberi “HIDAYAH” oleh Allah bukankah itu bagus? Artinya semoga Allah memberi hidayah sehingga mereka semua bisa masuk Islam? Bukankah dulu jazirah Arab juga mayoritas kafir? Toh dengan hidayah Allah, mereka semua bisa masuk Islam. Demikian pula negara-negara lain seperti Syams, Mesir, Turki, Iran, Pakistan, bahkan Indonesia.

Dari Abu Hurairah ra, beliau menceritakan,

Thufail bin Amir pernah mendatangi Nabi SAW mengadukan  pembangkangan yang dilakukan kaumnya. Thufail mengatakan,

إِنَّ دَوْسًا قَدْ عَصَتْ وَأَبَتْ ، فَادْعُ اللَّهَ عَلَيْهِمْ
“Sesungguhya suku daus telah bermaksiat dan enggan menerima islam. Doakanlah keburukan untuk mereka.”

Kemudian Nabi SAW berdoa,

اللَّهُمَّ اهْدِ دَوْسًا وَأْتِ بِهِمْ
“Ya Allah, berilah petunjuk kepada suku Daus dan datangkanlah mereka (ke Madinah).” (HR. Bukhari 2937 dan Muslim 2524)

Dari Abu Musa al-Asy’ari ra,

كَانَ الْيَهُودُ يَتَعَاطَسُونَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْجُونَ أَنْ يَقُولَ لَهُمْ : يَرْحَمُكُمْ اللَّهُ ، فَيَقُولُ : يَهْدِيكُمُ اللَّهُ ، وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ
Dulu orang-orang yahudi bersin di dekat Nabi SAW  dengan harapan mereka mendapatkan doa nabi SAW untuk orang bersin: “Semoga Allah merahmati kalian.” Namun doa yang diucapkan Nabi SAW  “Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kalian dan memperbaiki keadaan kalian.” (HR. Turmudzi 2739 dan dishahihkan al-Albani).

Dan Islam memang mengajarkan kita menghormati tamu meski itu adalah orang-orang kafir. Bukankah Nabi pernah menyediakan tempat tinggal dan makanan bagi tamunya kaum Nasrani dari Bani Najran agar mereka bisa mendengar dakwah Islam?

Habib Munzir, yang mendalami ilmu keIslaman di Yaman, menjelaskan kepada Dubes bahwa misinya adalah mengajarkan kepada semua umat manusia bahwa Islam adalah agama yang cinta damai dan penuh kasih sayang.
http://indonesian.jakarta.usembassy.gov/news/embnews_10012013_1.html

Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah memuliakan tamunya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah mempereratkan hubungan kekeluargaannya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah mengucapkan yang baik ataupun berdiam diri saja -kalau tidak dapat mengucapkan yang baik-.” (Muttafaq ‘alaih)

Apa yang dilakukan Habib lebih baik ketimbang kaum Takfiri yang bersekutu dengan zionis AS membunuhi ummat Islam di Iraq, Libya, Suriah, Mesir, dsb.

Dakwah Habib Munzir bukan cuma di kota-kota. Tapi juga Habib sampai naik perahu kecil menyusuri sungai ke pedalaman di Papua seperti di Kokoda:
http://majelisrasulullah.org/index.php

Berbagai berita tentang Habib Munzir:

Perjalanan Hidup Pemimpin Majelis Rasulullah Habib Munzir

http://news.detik.com/read/2013/09/15/190047/2359272/10/perjalanan-hidup-pemimpin-majelis-rasulullah-habib-munzir

Pimpinan Majelis Rasulullah Habib Munzir Al Musawa Meninggal Dunia

http://www.tribunnews.com/nasional/2013/09/15/pimpinan-majelis-rasulullah-habib-munzir-al-musawa-meninggal-dunia

Innalillah, Habib Munzir Almusawa Wafat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Habib Munzir Almusawa dikabarkan meninggal dunia pada Ahad (15/9) sekitar pukul 15.15. Wafatnya pendiri Majelis Rasulullah ini dikonfirmasi oleh situs majelisrasulullah.org.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/09/15/mt61ie-innalillah-habib-munzir-almusawa-wafat


Referensi:
http://www.konsultasisyariah.com/mendoakan-orang-kafir-agar-dapat-hidayah

Tinggalkan Balasan