Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun.
Kita semua milik Allah dan akan kembali kepadanya.
Segala musibah dari tsunami Aceh, gempa Yogya, “tsunami” di Cireundeu, gempa Tasik Malaya, gempa Padang, Jambi, Sulawesi, dan sebagainya hendaknya membuat kita introspeksi, sabar, dan semakin dekat kepada Allah.
Di Detik.com disebut gempa 7,6 skala richter yang mengguncang Padang saat ini menewaskan 200 orang dan kemungkinan besar akan bertambah lagi mengingat ribuan orang masih tertimbun reruntuhan. Menurut PBB diperkirakan korban tewas 1.100 orang lebih.
Di Pariaman bahkan lebih parah lagi. 80% bangunan termasuk rumah penduduk hancur. Sementara bantuan atau liputan pers ke sana sangat minim.
Bagi yang ingin membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana, bisa menyalurkannya lewat lembaga yang terpercaya di:
http://alamatislam.wordpress.com/category/lembaga-amil-zakat
Di situ ada alamat dan nomor rekening beberapa Lembaga Amal Zakat terpercaya seperti PKPU, Dompet Dhu’afa, Rumah Zakat, Baitul Maal Hidayatullah, dan sebagainya.
Meski saya sudah memastikan nomor rekening dan alamatnya sudah terupdate (karena ternyata ada yang pindah alamat, nomor rekening, website, dan juga cp), silahkan klik lagi link Lembaga Amal Zakat yang ada di situ agar lebih yakin lagi.
Gereja sudah bergerak mengirim uang dan relawan ke Sumatera Barat yang mayoritas Muslim. Apakah ummat Islam tidak bergerak melakukan hal yang sama untuk menolong saudaranya?
Untuk meluaskan Syiar Dakwah Islam, ada baiknya ketimbang memakai nama: ”Hamba Allah”, bisa mengatas-namakan: Pembaca Situs Media Islam atau Anggota Milis Syiar Islam.
Apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar kesalahanmu. [Asy Syuraa 30]
Nomor Telepon Hotline Gempa Sumbar:
Bagi yang tidak bisa menghubungi keluarganya bisa menelpon ke No Telp Hotline Gempa 0751 9824971 sd 9824980
Rekening Peduli Gempa dari Lembaga Islam
Rumah Zakat
BCA No Rek. 094.301.6001 a.n Yayasan Ummul Quro
Mandiri 132000 481 974 5
PKPU Peduli Gempa Nasional
BCA No Rek. 6000.34.7777
Mandiri 126.000.1005.114
Dompet Dhuafa Solidaritas Gempa Indonesia
BCA No Rek 237.300.6343
Telpon: 021-7416050
Software Disaster Management System dari pak Onno W Purbo
http://opensource.telkomspeedy.com/sisfo-bencana & http://dm.saksigempa.org (buatan COMBI……NE yang ini)
http://opensource.telkomspeedy.com/sisfo-bencana http://opensource.telkomspeedy.com/sisfo-bencana
Peta Informasi Bencana Sumatera Barat bisa diakses pada halaman web yang dikelola Onno. Selain itu, Onno juga menyediakan kode penyusun situs tersebut
http://www.detikinet.com/read/2009/10/05/113456/1215306/398/onno-purbo-sumbangkan-peta-untuk-gempa-padang
Informasi Gempa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika:
http://bmkg.go.id/60gempa.bmkg?Jenis=URL&IDS=9279258135813849788
Kamis, 01/10/2009 10:25 WIB
Gempa 7,6 di Sumbar
Banyak Bukit Longsor, Evakuasi Korban Terhambat
Menurut Priyadi, sekitar 200 warga di Kota Padang tewas akibat gempa kemarin. Ratusan rumah juga dilaporkan rusak parah akibat gempa yang kerusakannya lebih dahsyat dibanding gempa Yogyakarta itu
Gempa 7 SR Guncang Jambi
Kamis, 1 Oktober 2009 – 09:17 wib
JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan 7 skala Richter (SR) kembali mengguncang Sumatera, Kamis pagi ini. Kali ini gempa dirasakan di Jambi dan Bengkulu.
Baca selengkapnya di:
http://news.okezone.com/read/2009/10/01/337/261450/gempa-7-sr-guncang-jambi
Kamis, 1 Oktober 2009, 11:00 WIB
Video Evakuasi Korban Gempa Padang
Hingga kini masih banyak warga yang diperkirakan terjebak di reruntuhan bangunan yang rubuh akibat gempa.
http://video.vivanews.com/read/6271-evakuasi_korban_gempa_padang
Nomor Telepon Hotline Gempa Sumbar:
Bagi yang tidak bisa menghubungi keluarganya bisa menelpon ke No Telp Hotline Gempa 0751 9824971 sd 9824980
Perhatian dan Tindakan Gereja untuk Menolong Korban Gempa Sumbar:
INDONESIA Church organizes emergency aid for quake victims
October 1, 2009 | IJ08013.1569 | 439 words Text size
JAKARTA (UCAN) — The Catholic Church and its agencies are organizing emergency assistance for victims of a powerful earthquake that struck West Sumatra’s coastal area on the afternoon of Sept. 30.
“Our priority is to recruit and send volunteers to the place as soon as possible to help save people trapped under collapsed buildings and to collect the dead. Material aid will follow,” Father Paulus Sigit Pramudji, head of Caritas Indonesia or Karina, told UCA News Oct. 1.
http://www.ucanews.com/2009/10/01/church-organizes-emergency-aid-for-quake-victims/
ACT Alert: West Sumatra Earthquake, Indonesia
ACT members YTBI, Yakkum Emergency Unit (YEU) and Church World Service (CWS) began mobilizing and coordinating their responses on Wednesday.
YTBI has been communicating with their church partner, the Protestant Christian Church of Mentawai in Padang (GKPM). GKPM is in the area conducting assessments, and two YTBI staff members are preparing to bring aid via land from Medan (North Sumatra).
YTBI has been able to mobilize local resources from various supporters of USD 20,000 to support provision of food and non food item assistance.
http://alertnet.org/thenews/fromthefield/222031/125440354537.htm
UN: 1,100 dead in West Sumatra earthquake
An estimated 1,100 people have died in the massive earthquake that struck Indonesia’s West Sumatra with the toll expected to rise, the United Nations said Thursday. The 7.6-magnitude earthquake struck Wednesday, hours after a more powerful one and a resulting tsunami ravaged some islands in the South Pacific.
http://www.earthtimes.org/articles/show/288252,un-1100-dead-in-west-sumatra-earthquake.html
Korban Gempa di Pariaman Minim Bantuan
By Republika Newsroom
Jumat, 02 Oktober 2009 pukul 05:07:00
JAKARTA–Korban Gempa di Pariaman, Sumatera Barat hingga kini masih belum mendapatkan bantuan yang cukup. Salah seorang korban gempa, Fajri (24 tahun), yang dihubungi Republika menyatakan, hingga kini masih banyak warga yang menginap di masjid atau tenda-tenda bikinan mereka sendiri.
Dia sangat menyayangkan hal tersebut karena kondisi Pariaman pasca gempa cukup parah. “Keadaan di sini lebih parah ketimbang di Padang,” ujarnya, Jumat (2/10). Menurutnya, bantuan sampai saat ini masih terkonsentrasi di Padang, padahal masyarakat Pariaman pun membutuhkan pertolongan.
http://www.republika.co.id/berita/79451/Korban_Gempa_di_Pariaman_Minim_Bantuan

Mohon perhatian umat muslim se Indonesia, agar lebih peduli dengan kondisi korban gempa bumi di Sumatera Barat – Jambi, karena sudah mulai kelihatan sepak terjang kaum non muslim mengatas namakan organisasi/Agama tertentu, walaupun kita teta harus berterima kasih karena mereka memberikan bantuan/donasi tapi jangan sampai hal ini melenceng ke arah yang tidak kita inginkan. karena penderitaan ini dapat saja membuat sebagian korban berada pada tingkat keimanan yang paling lemah menjadi kufur yang mendekati kekafiran, mari kita bantu Saudara kita dengan tindakan nyata.
Mudah2an semua ini adalah proses untuk menjadi indonesia kuat…
Mudah2an ummat Islam turut membantu saudara2nya yang sedang kesulitan.
Meski mayoritas ummat Islam miskin dan mungkin jumlah sumbangan tidak seberapa dibanding kaum non Muslim, mudah2an cukup untuk menolong para korban gempa.
Selain bantuan tenda dan makanan, ada baiknya juga Lembaga Amal Zakat menyebarkan buku kecil tentang “Iman” seperti yang ada di:
http://media-islam.or.id/2009/09/09/mari-bersama-memantapkan-ummat-islam-di-indonesia-dan-mencegah-pemurtadan
Mudah2an dengan buku kecil yang jika dicetak paling tidak lebih dari Rp 5.000 (ongkos sekali makan), para pengungsi bisa mendapat sesuatu untuk dibaca/dipelajari agar mereka tetap tabah dan imannya tidak goyah. Jika tidak bisa per orang, mudah2an bisa per tenda atau per kampung. Sebab miris juga melihat sebagian orang Minang yang sudah berpindah agama.
Astaghfirullohaladzim
Kita harus banyak bertobat kepada Alloh.
Btw, klo gak salah nulis Tasikmalaya bukan Tasik Malaya.