Nabi Muhammad Manusia Paling Sempurna di Dunia

Infaq Dakwah

PayPal: agusnizami@yahoo.com.sg Rekening BCA 0061947069 a/n Agus Nizami

Twitter

Inilah Ciri-ciri Muslim Sejati : Ummat Islam berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir: mediaislamraya.blogspot.com/2…

MUI: 10 (Sepuluh) Kriteria Aliran Sesat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat. Apabila ada satu ajaran yang terindikasi punya salah satu dari kesepuluh kriterai itu, bisa dijadikan dasar untuk masuk ke dalam kelompok aliran sesat

1. Mengingkari rukun iman (Iman kepada Allah, Malaikat, Kitab Suci, Rasul, Hari Akhir, Qadla dan Qadar) dan rukun Islam (Mengucapkan 2 kalimat syahadah, sholat 5 waktu, puasa, zakat, dan Haji)

2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),

3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran

4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran

5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir

6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam

7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul

8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir

9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah

10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i

10 comments to MUI: 10 (Sepuluh) Kriteria Aliran Sesat

  • uktamar

    memang banyak saat ini aliran yang sesat bermunculan di dalam badan islam, sedangkan Allah telah berfirman dalam al-Qur’an surat yang menerangkan kalau umat islam ini adalah satu. ingat, hanya satu*)
    itu menunjukkan bahwa islam itu tidak terpecah belah menjadi dua, tiga, ataupun empat aliran.
    namun kenyataannya karena ketidak fahaman masyarakat terhadap Qur’an menyebabkan banyak orang yang malah tidak mengetahui islam yang sebenarnya sehingga ikut – ikutan saja tanpa dasar dari Qur’an dan sunnah rasul tentunya.
    sangat disayangkan sekali kondisi umat yang ada hari ini yang telah terpecah belah menjadi beberapa pecahan,
    pertanyaan yang seharus ditanyakan oleh setiap orang yang mengaku beragama islam hari ini adalah, ” apakah islam saya sudah sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan sunnah, atau saya hanya ikut – ikutan saja?”
    bila sudah menyimpang dari Qur’an dan sunnah sudang tentu dan sangat jelas sekali kalau dia mengikuti islam yang telah tersesat dari jalan yang lurus.

  • Adi

    setelah saya membaca di web saya semakin bingung disitu banyak sekali yang mengatakan tariqot dan tasawuf itu adalah sesat dan karena bingungnya saya berfikir bahwa hal itu sama dengan ahmadiyah kalau sesat kenapa tidak dilarang atau dihancurkan???

  • apa hukumnya dirajah atau dimandikan

  • tsunan

    Bismillahi tawakaltu ‘alallah Lahaula walakuwata illa billah

    segala puji hanya bagi Allah SWT yang berhak memberi petunjuk dan menyesatkan siapapun yg Dia kehendaki. maka janganlah sombong. selalulah berharap akan rahmat dan hidayah-Nya.

    kesesatan terjadi manakala manusia berpaling dari petunjuk-NYa walau sejengkal. pembangkangan paling nyata manusia adalah manakala dirinya tak menjadikan kaidah qur’an dan sunnah sebagai satu-satunya kaidah untuk hidup. didalamnya ada informasi, cara, methoda/system, hukum, penjelasan, dll. walau diri mengaku muslim, walau mulut berkata iman segeralah periksa diri kita dulu, apakah aturan hidup kita memang hanya mengadopsi kaidah qur’an sunnah, atau sudah campur2 dan sebaliknya. sebab jalan Allah SWT itu hanya satu dan kesesatan itu majemuk (banyak). ya … hanya di Jalan-NYa saja keselamatan itu ada. yg lainnya, yg gado2, yg setengah-setengah, yg banyak alasan, yg banyak reserve, yg byk argument dan pembenaran diri, mereka terjebak dalam langkah2 setan. mari kita baca qur’an. byk orang pinter ngasih kriteria sesat. dirinya sendiri ada dalam kesesatan. hukum hidupnya sendiri saja masih memakai hukum bukan qur’an. ilmu boleh tinggi, terminology dan pemahaman islam boleh banyak, tapi di lapangan praktek masih banyak yg tak sanggup menahan gdaan untuk tetap istiqomah dalam bingkai kaidah islam. mengapa? ya karena penyakit ‘wahn’. dipikirnya islam itu ongkang2 kaki saja, tenang dan nyaman. tidak! islam itu kerja, perjuangan, islam itu mengerti dgn ilmu tp juga praktek dgn amal perbuatan. islam itu hukum hrs tegak, islam itu hrs bisa menjaga fitnah untuk itulah jihad mengawalnya. tidak ada jihad kalau tidak ada yg dikawal. kita mengawal islam yg mana dgn jihad? adakah jihad bagi kita yg tak pernah membuat, mengupayakan, mempertahankan sebuah system islam? di masa rasul JIHAD itu ada karena ada yg sedang dibela. apa yg dibela? sebuah system masyarakat islam yg sedang memakai qur’an dan sunnah rasul sebagai pedoman hidupnya. kita? telahkan kita menjadi sebuah masyarakat islam yg sedang memakai qur’an dan sunnah? sehingga JIHAD hrs mengawal? silahkan bertanya pada diri sendiri. sedang apa kita hr ini? rasanya tersungkur merendahkan diri dihadapan-NYa untuk mohon ampun adalah satu2 nya cara untuk menangisi kebodohan kita selama ini. sambil berharap Allah SWT menguatkan kita untuk bangkit menyongsong ‘perang tak ada akhir’ dengan kesesatan setan yg menyerang kita setiap detik dalam aliran darah kita. kini setan itu telah nyata. di hidup kita, di makanan kita, di pakaian kita, di keluarga kita, di lingkungan kita, di otak kita, di cita2 kita, dan di aturan bermasyarakat kita. ‘sesungguhnya setan itu musuh yg nyata” demikian kata qur’an. ya … selamat berjuang dan Allah SWT memandang kita dengan penuh kasih sayang, menginginkan kita selamat dan kembali kepada-Nya dalam cinta kasih-NYa. marilah kita saling mendo’akan.

    wallahu ‘alam bishowab…
    al-fakir ilallah
    tsunan.

  • Anna Lathoifunisa

    setelah saya membaca situs ini saya merasa mendapat wawasan baru dan dapat saya gunakan sebagai pegangan di hidup yang hanya sementara ini. padahal kita sudah tahu bahwa Nabi Muhammad adalah rosul treakhir. Tapi kenapa masih banyak orang yang tetap percaya pada aliran-aliran yang sangat menyimpang.. Mari bersama sama mempertahankan islam sebagai agama made in ALLAh.

  • august

    saudara tsunan,saya sangat setuju skali dngn anda,krna trnyta dlm khdpan brmsyrkat kta masih bgtu bnyak aturan yg hkmnya wajib dalam alquran akan tetapi tdk dprgunakan dan dganti dngn aturan yg lain,lalu masihkah kta trmasuk golongan yang lurus jika tetap dmikian?

  • nabil nizam

    hemph….emank kyak gini……harus dbritahu kpada masyarakat awam….byar faham….byar kaga` ngikut orang ajja

  • kumardiyanto

    bukankah pernah dikatakan di dalam hadits bahwa umat muhammad saw terpecah menjadi 73 golongan yang satu masuk surga (yakni yang mengikuti jalannay rosululloh aw dan para sahabat)dan 72 lainnya masuk neraka…jadi perpecahan adalah suatu kepastian

  • padas

    ayolah bersatu saudara se muslim, janganlah kita pecah belah akidah keislaman kita, kita bersatu dalam ahli sunnah wal jamaah, kita bangun negara yang kaya ( kaya korupsi, kaya kemiskinan, kaya penindasan, kaya keburukan)dengan tuntunan ALQUR’AN. tuhan kita satu ALLAH S.W.T., panutan kita nabi agung muhammad S.A.W

Tinggalkan Balasan