Nabi Muhammad Manusia Paling Sempurna di Dunia

Infaq Dakwah

PayPal: agusnizami@yahoo.com.sg Rekening BCA 0061947069 a/n Agus Nizami

Twitter

Inilah Ciri-ciri Muslim Sejati : Ummat Islam berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir: mediaislamraya.blogspot.com/2…

Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern

Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.

Sebagai contoh ayat di bawah:

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]

Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang dan teori ilmiyah lainnya menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.

Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.

Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)

Langit yang mengembang (Expanding Universe)

Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:

“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.

Menurut Stephen Hawkings dengan teori Big Bang, sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Teori lain seperti Inflationary juga berpendapat jagad raya terus berkembang. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.

Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.

Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.

Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.

Gunung yang Bergerak

gunung

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]

14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.

Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.

Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:

Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.

Ada lagi tafsir yang menyatakan bahwa bumi bergerak laksana awan itu adalah bumi kita bergerak. Tidak diam sebagaimana sangkaan orang dulu dan juga kita saat ini sebelum kita dapat pencerahan oleh guru-guru kita. Ternyata bumi bergerak. Baik karena berputar di porosnya (Rotasi) dan juga karena mengelilingi Matahari (Revolusi). Bersama-sama Matahari, bumi juga bergerak mengelilingi jagad raya ini.

Angin yang Mengawinkan Tumbuhan

“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)

Konsep Angin mengawinkan tumbuh-tumbuhan dengan menyebar serbuk sari belum dikenal orang-orang pada abat ke 7 Masehi. Baru diketahui abad-abad terakhir ini saja. Meski demikian, Allah telah menjelaskan itu lewat Al Qur’an!

Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia

“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)

Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)

Diselamatkannya Jasad Fir’aun

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]

Foto Fir'aun Ramses 2Maurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II Dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya.  Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.

Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817.Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).

Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan

Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]

Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.

Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.

Tulisan di atas hanyalah sebagian kecil dari keajaiban Al Qur’an yang ada dan ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan modern. Bagi yang ingin tahu lebih banyak silahkan baca buku referensi di bawah.

Jelas Al Qur’an itu benar dan tak ada keraguan di dalamnya.

”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]

Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:

”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” [An Nisaa’:82]

Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.

Silahkan baca juga:

http://media-islam.or.id/category/artikel-penting

Sumber:

Harun Yaya

Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab

BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern

Dr. Maurice Bucaille

Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science

Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi

Penerbit Bulan Bintang, 1979

Kramat Kwitang I/8 Jakarta

http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-15-1181/

132 comments to Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern

  • Krismahendra

    Allahu Akbar!

  • subhanallah… allahu akbar ……

  • gulam

    sangat gamblang penjelasan tentang kebenaran alquran yang mana telah lebih dahulu menjelaskan tentang alam raya dengan tidak adanya teknologi canggih seperti sekarang ini.
    namun,satu yang menjadi permasalahan adalah kurangnya minat kaum muslimin jaman sekarang menelaah metode dakwah para nabi dan rasul yang dikisahkan dalam alqur,an.
    mereka lebih memilih hawa nafsu mereka dibandingkan metode nabi dan rasul

  • agung heriyandi

    mohon dengan segala hormat, saya mohon informasi. apakah tersedia 114 surat Al Qur’an dalam bentuk VCD/DVD, semacan Qur’an Digital tapi, yg bisa di putar dalam VCD/DVD PLAYER.(huruf arab + terjemah + suara muncul di layar TV) Terima Kasih…

  • Akmarina

    Saya sangat kagum membaca artikel saudara.

  • Subhanallah,, artikel akhi top abiez..
    afwan..ada gak tulisan tentang kepulauan atlantis dari Al-quran..syukron.
    Saya dengar, jumlah volume air di bumi akn selalu tetap, apabila di belahan bumi yag lain kekeringan maka sebaliknya ada yang kelebihan, yang saya mau tanyakan, apa banjir yang terjadi 11000th lalu di kepulauan atlantis ada hubungannya sama air laut yang meluap karena tongkat nabi Musa?
    syukron…..

  • subhanallah,
    Saya benaR2 kagum dengan Sejarah Islam di Masa laMpau…
    Yang membUAT saya bENar2 tAkjUb atAs KebEsaran-NYA!
    AlLahuAkbaR…

  • Ass,…
    Saya iNgin tAu LebiH LanjUt sEjAraH isLam Karna Saya tertArik unTuk mEMbacAnya

  • Denzaki

    Subhanalloh…Allahu Akbar…

  • Gogor

    Ass. mualaikum..
    terlintas di pikiran saya,
    mungkin aja banjir besar yang menenggelamkan Atlantis ” kota yg hilang”
    atau mungkinkarena banjir tersebut sehingga menciptakan lautan yang luas yang memisahkan benua di dunia ini.
    karena berasal dari Hujan pada masa Nabi Nuh A.S. Waktu itu Allah mengutus Nabi Nuh supaya menaiki Kapal yang besar dengan membawa semua secara berpasang-pasangan. termasuk hewan dan tumbuhan.
    Wallahu alam..
    saya tidak tau,
    semoga ada ahli yg bisa menjawab tulisan saya ini.

  • arief

    subhanallah….
    memang al quran itu kitabullah….
    dan tidak ada keraguan dari isi al quran tsb.

  • ali alhusaeni

    Alloohuakbar. hanya orang yang tidak berakal lah yang masih ragu terhadapa Al-Quran. Sudah seharusnya Al-Quran itu kita jadikan sebagai panduan hidup kita bukan hanya sebatas bacaan saja.

  • Adiyat

    Allahu Akbar
    Bisa enggak setiap artikel yang dimunculkan, di sediakan link ke situs yang menyediakan e-book nya???
    Wass.

  • dadang

    tiada keraguan dalam alquran ada petuntuk

  • Allahu Akbar.
    Ternyata makin banyak ayat-ayat Allah yang kita pelajari, menjadi semakin kecil ilmu pengetahuan kita.

  • Dasep sukmawan

    Subhanallah……artikel anda menggetarkan hati saya, Allahhuakbar..

  • ANDRE

    Allahu Akbar……..seandainya lautan dijadikan tinta maka blm cukup untuk mengkaji Ilmu Allah

  • surya agust soket

    walaupun saya masih buta akan isi AL QUR’AN tapi saya bisa merasakan sebuah kebenaran yg sangat meyakinkan buat saya,.
    Sesungguhnya saya ingin mengkaji dan mempelajari ilmu isi kandungan dan makna dari sbuah arti dari AL QUR’AN tersebut.
    Dan saya Ingin bisa seperti mereka Yg Mengerti tentang AL QUR’AN .
    ALLAH maha benar Dan TIADA Tuhan MeLainkan ia (ALLAH).

  • binti

    SUBHANALLAH
    Sungguh besar keadilan ALLAH !!!!!!!!!!!

  • TYO

    Hanya ada satu kata yang dapat dikatakan

    “MENAKJUBKAN”

  • HambaNya

    Asslm.

    Saat (hari kiamat) semakin dekat, dan bulan pun terbelah.
    Qs: Al Qamar(54:1).

    Subhanallah..
    NASA tlh mmbuktikn bhw suatu kali bulan prnah trbelah dan kmudian mnyatu kmbali

  • Susilo

    Assalamu’alaikum…
    Maka ingatlah kepada-Ku,Aku pun akan ingat kepadamu.Bersyukurlah kepada-Ku,dan janganlah kamu ingkar kapada-Ku.
    Qs: Al-Baqarah;152

  • Noel H.

    Allahu akbar…

    terbukti juga surah al Baqarah ayat 2 bahwa tidak ada keraguan dalam al qur’an. benar – benar manteb. Jazakumullah

  • Subhanalloh, hidup lah, dan bangkitlah kaum muslimin melawan orang2 kafir!!!!!!!

  • sin

    alhamdulillah,,,
    \^_^/
    lumayan untuk nambah iman+penetahuan

  • yusuf mustofa

    lakhaula wala kuwata illa billah.. Allah hu Akbar

  • iqbal

    innailahi wa inailahi rojiun

  • syamsul

    subhanallah…… makin sadar aja kalo kita neh gak punya apa2 dibanding kekuasaaan Allah

  • ALLAHUAKBAR…..

    kitab gue emang cooolllll n dasyyyyaaat…

  • fatimah

    maha suci Allah dengan segala firman-Nya.
    mungkin jika umur saya 1000 thn lamanya, itu tidak akan cukup untuk mengetahui kebesaran Allah SWT. allahuakbar . . . . .

  • tresno

    Sebaiknya artikel ini di bukukan dengan data-data ilmiah kedalam bahasa indonesia dan inggris supanya memberikan penyadaran bahwa islam adalah refernsi ilmu pengetahuan dunia yak tak terbatahkan

  • nizami

    @Tresno: Naskahnya dalam bahasa Indonesia sudah siap. Cuma mencari penerbit Islam yang mau menerbitkannya sulit sekali. Padahal situs ini sudah mencapai 1 juta “page view” lebih.

    Mudah2an ada Penerbit Islam yang berminat untuk membantu penerbitan buku ini.

  • rudi

    yakini, segera berbuat baik insya allah kita selamat

  • triple maulana

    Alloohu Akbar! kelebihan umat islam adalah mendahulukan keimanan daripada logika, tapi sayang sekali yang mampu membuktikan kebenaran ayat-ayat suci Al Quran, ternyata orang-orang non Islam, sehingga perlulah kita evaluasi bersama, bahwa diperlukan penyadaran terus menerus kepada generasi-generasi Muslim, baik era sekarang maupun era setelah kita, agar terus menggali potensi diri yang secara fitrah adalah makhluk sempurna, agar menemukan kesempurnaannya, sehingga nantinya umat islam betul-betul menjadi ummat yang terbaik, best off the best, karena bekal yang utama berupa keimanan telah dimiliki, tinggal kita harus menyadari bahwa kita diberi otak untuk berfikir, dan potensi lainnya yang harus terus dikembangkan. mudah-mudahan suatu saat, Islam akan jaya dengan dikawal oleh orang orang yang beriman, berfikir, dan beramal. amin.

  • nizami

    Dalam masalah Iman, yang diutamakan adalah akal atau dalil aqli. Sehingga orang yang tidak beriman kepada Allah atau Al Qur’an (orang kafir), dengan dalil akal akhirnya mereka beriman kepada Allah, Al Qur’an, Nabi, dst. Karena itu dalam Al Qur’an, Allah sering menyatakan kepada orang-orang yang kafir terhadap dalil logika: apakah tidak memikirkan? Apakah kalian tidak berakal?

    Setelah itu baru dalam masalah Fiqih yang diutamakan adalah dalil naqli (Al Qur’an dan Hadits). Contohnya jika kita (maaf) kentut, bukan (maaf) bokong kita yang dibasuh, tapi anggota badan lainnya dengan wudlu. Karena dalil naqlinya demikian.

    Iman harus kita pelajari sebelum ibadah. Jika iman kita kuat, insya Allah shalat kita tidak malas-malasan dan lebih khusyu’

  • rabbani

    TAMBAHAN Keajaiban Al-Quran :

    Surah 54:1 “Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah Bulan”.
    Bulan terbelah sebenarnya terjadi di tahun 1969, ketika Apollo-11 tanggal 20 Juli 1969 mendarat di Bulan, kemudian tanggal 21 Juli 1969 meninggalkan Bulan dengan membawa 21 Kg batuan Bulan (ini data NASA). Detik-detik kaki modul itu lepas dari permukaan Bulan adalah tepat pada pukul 17:54:01 (EDT – Eastern Daylight Time)atau waktu setempat. Sekarang perhatikan, bukankah menit ke 54 dan detik ke 01 itu adalah nomer surah dan nomer ayat di Al-Quran (Q.S. 54:01)yang bunyi ayatNYA mencerminkan kejadian itu, menunjukkan saat batuan Bulan terbelah (terbawa oleh Modul Apollo-11), benar-benar Bulan terbelah.
    Yang lebih dahsyatnya lagi, mengapa yang digunakan adalah menit dan detik, kok bukan jam dan menit (17:54). Karena jika yg dipakai adalah jam dan menit, maka masih memberi peluang ‘meleset’ sekian detik. Tetapi oleh karena yang digunakan adalah menit dan detik, maka hal itu tidak memberi peluang meleset. Artinya, Allah itu Maha Akurat, ketetapan ALlah pasti terjadi dan kejadiannya tidak meleset satu detikpun.
    Tanggal kejadiannya adalah 21-07-1969, coba perhatikan …..
    jika angka itu kita tulis berderet sehingga membantuk angka 21071969, maka angka ini adalah berkelipatan 19, yaitu 21071969 = 1109051×19, mengapa musti 19 ? Coba perhatikan surah [74:30] …..”Dan diatasnya ada sembilanbelas”.
    Itu bukti bahwa kejadian itu adalah Ketetapan Allah. Sekarang coba perhatikan = Jumlah surah Al-Quran = 114 = 6×19
    = Jika kita ucapkan Al-Fatihah dg lafaz yg benar mk bibir kita akan menutup (ketika mengucap huruf B dan M)sebanyak 19 kali
    = Gerhana Matahari Total terjadi 19 tahun sekali
    = Komet Halley mendatangi planet kita Bumi setiap 76 tahun sekali = 4×19
    = Tulang manusia berjumlah 209 tulang = 11×19
    = wanita mengandung tepatnya sejak pembuahan adalah selama 266 hari atau 38 minggu (14×19 atau 2×19)
    = …..dst masih ratusan bahkan ribuan bukti kelipatan 19 itu.
    Mengapa “19″ ? Karena :
    = angka murni adalah 1 s/d 9, maka 1 adalah yg awal dan 9 adalah yg akhir, lihat surah [57:3] …Asmaul Husna.
    = 19 terdiri dari angka 1 dan 9, jika dijumlahkan menjadi 10, angka 10 terdiri dari angka 1 dan 0, jika dijumlahkan menjadi 1 ….ALLAH ESA.
    = …..dst masih banyak sekali bukti bahwa 19 memang bilangan pilihan dan tidak banyak angka yang bisa dibagi dengan 19.

    Al-Quran itu sudah dijamin :
    •JELAS (Q.S. 26:195)
    •LURUS (Q.S. 39:28)
    •BENAR (Q.S. 35:31)
    •SEMPURNA (Q.S. 6:38; 14:52)
    •PENUH HIKMAH (Q.S. 3:58; 36:2)
    •ALLAH MUDAHKAN (19:97; 44:58; 54:17,22,32,40)
    •LENGKAP (Q.S. 6:115)
    •TERPERINCI (Q.S. 6:114; 11:1)
    •TIDAK MENINGGALKAN YG KECIL-2 & YG BESAR-2, SMUA SDH TERCATAT (18:49)
    •TIDAK ADA KERAGUAN (Q.S. 2:2)
    •HADISH TERBAIK DARI ALLAH (Q.S. 39:23)
    •HANYA ALLAH YANG MENGAJARKANNYA (Q.S. 55:1-2)
    •HANYA ALLAH YANG MENJELASKANNYA (Q.S. 75:19)
    Al-Quran adalah Kitab Yang Nyata (Lauhul Mahfudz), semua yang tertulis ada kejadiannya [57:22]

    ALLAHUAKBAR ………

    Salam
    “rabbani” [3:79]

  • yudhi

    Maha besar Allah SWT dengan segala Firmannya

  • SATORI

    SUBHANALLOH….SEGALA YANG ADA YANG TIDAK ADA ADALAH DALAM GENGAMANNYA.
    HANYA HATI YANG KUAT,SABAR,GIGIH,TABAH,FOKUS,DAN IKHLAS YANG DAPAT MENYINGKAP SEDIKIT ATAU BANYAK RAHASIA ALLOH.
    DIMANA RUTINITAS IBADAH TIAP HARI ADALAH PANGGILAN HATI BUKAN YANG LAINYA,KEMUDIAN PRILAKU KESEHARIAN DITAUTKAN DENGAN INSTALAN ALQURAN DAN SUNAH..LANGKAH HIDUPNYA RINGAN SEMUA FILE AYAT ALQURAAN TAK SECUILPUN DITOLAK OLEH HATI DAN FIKIRANYA.
    MUNGKIN ORANG SEPERTI INILAH YANG AKAN MAMPU MENYINGKAP RAHASIA AYAT-AYAT ALQURAN.

  • zawil

    publikasikan terus artikel-artikel yang memuat keajaiban alquran, biar teman-teman muslim indonesia dapat membacanya dan buat kamu-kamu yg punya pengetahuan lebih tentang alquran publikasikan juga yaaa
    I’m saluuuuuuute

  • Warlan

    Saya sangat bangga dengan teman-teman yang bisa memahami al-Qur’an dengan baik. Gali terus ilmu yang ada didalam al-Qur’an, agar semua orang tau kalo hanya al-Qur’an firman Tuhan yang murni bertahan sampai sa’at ini.

  • SUGIONO S SOREJO

    subhanalloh walhamdulillah wala illah ha illalloh hu ALLOH HU AKBAR

  • Mr. S

    kebesaran Allah manalagi yg mereka ingkari…..

  • nuni

    Subhanallah.. Allahu akbar..

  • Assegaf Nur Khafif

    mengapa mereka semakin kuat denagan ajaranya padahal bukti sangat nyata dan tidak bisa di tandingi,…

  • Subhanalah… maha suci Engkau Ya Allah… dengan segala rahasia yg ada dalam kitab Al-Quran… Hai Saudaraku kaum Muslimin mari kita perketat belajar memahai ajaran isi Al-Quran…!!! pasti Allahh SWT…. banyak menitip Pesan lewat Ayat-ayat yang diturunkan-NYA…. Insya Allah jadi PETUNJUK dan MANFAAT buat kaum Muslimin… Amin.. Ya Robbal A’lamin…

Tinggalkan Balasan