Nabi Muhammad Manusia Paling Sempurna di Dunia

Infaq Dakwah

PayPal: agusnizami@yahoo.com.sg Rekening BCA 0061947069 a/n Agus Nizami

Twitter

Inilah Ciri-ciri Muslim Sejati : Ummat Islam berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir: mediaislamraya.blogspot.com/2…

Poligami Dalam Pandangan Islam: Poligami itu Halal

Saat ini, poligami dihujat habis-habisan. Bahkan dulu ada UU yang melarang pegawai negeri berpoligami. Bahkan di Republika, katanya ada rancangan hukum Agama yang melarang poligami.

Seorang suami, dilarang berpoligami. Sementara masyarakat umum membolehkan suami tersebut berselingkuh dan berzinah dengan puluhan bahkan mungkin ratusan wanita atau pelacur selama hidupnya. Ironis bukan?


Pada saat yang sama, kelompok sekuler, justru melindungi, dan mempromosikan perzinahan baik perselingkuhan mau pun pelacuran.

Acara yang mengobral pornografi, kumpul kebo, pelacuran, ditayangkan di mana-mana, sementara kondom dan obat kuat juga dipromosikan secara terbuka.

Istilah “Pelacur” dirubah jadi “Pekerja Seks Komersial”, sehingga para pelacur yang kerjanya cuma (maaf) “mengangkang” dianggap sedang “bekerja.”

Pada satu acara TV, ada satu kisah nyata tentang seorang anak yang bernama Eric yang hidup di Polinesia. Eric tidak pernah tahu siapa ayahnya.

Bahkan “ayahnya” tidak pernah tahu jika ibu Eric hamil, karena “ayah” Eric yang orang Perancis, hanya berzinah dengan pelacur (ibu Eric) ketika singgah di Polinesia, dan segera pergi begitu kapalnya berlayar.

Setiap ada kapal datang, Eric mendekat dan berharap bisa bertemu ayahnya. Tanpa kasih sayang seorang ayah, Eric sempat putus asa dan ingin bunuh diri. Itulah akibat poligami liar/zina!

Ada juga yang karena berzinah, baik dengan wanita biasa atau pelacur, akhirnya ketika hamil, mereka menggugurkan kandungannya dan membunuh janin yang tidak berdosa.

Kehidupan macam itukah yang diinginkan oleh kelompok Sekuler? Seks bebas yang tidak bertanggung-jawab? Bukankah lebih baik jika para pelacur itu menjadi istri ke 2 atau ke 3, ketimbang harus melacur melayani 2-3 pria setiap malam dengan resiko berbagai penyakit kelamin dan AIDS serta anaknya lahir tanpa bapak”

Sesungguhnya Poligami lebih baik daripada berselingkuh atau berzinah dengan pelacur. Poligami itu halal, sementara selingkuh atau pelacuran itu haram:

“Maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS An-Nisa: 3)

Ayat di bawah yang sering digunakan dalil untuk menolak poligami juga sebetulnya membolehkan poligami:

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.: [An Nisaa’:129]

Di ayat di atas Allah menegaskan bahwa manusia tidak akan dapat adil secara sempurna kepada istri-istrinya. Meski demikian bukan berarti melarang poligami, tapi menyuruh manusia agar tidak terlalu condong pada yang dicintai dan membiarkan yang lain terlantar. Adil yang dimaksud adalah adil dalam hal pemberian materi dan giliran.

Jika kita baca Alkitab, kita akan mengetahui bahwa ternyata banyak Nabi mau pun orang biasa yang diurapi (diberkahi) Tuhan melakukan poligami. Daud sampai beristri 100 orang, Salomo 1000 orang, Yakub 4, Abraham selain punya 2 istri (Sarah dan Hagar) juga punya beberapa gundik. Silahkan baca Alkitab: I Raja-Raja 11:1-3, Kejadian 29:28-30, I Tawarikh 14:3, Tawarikh 3:1-9.

Kelompok Islam Liberal yang mengharamkan poligami tidak melihat ayat di atas dan kenyataaan bahwa Nabi Muhammad dan juga nabi-nabi sebelumnya berpoligami.

Dari 4 presiden Indonesia, Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, 3 di antaranya diisyukan punya wanita lain di samping istri pertama (kalau Soekarno jelas punya banyak istri). Presiden AS pun banyak yang punya berhubungan seks selain dengan istri pertamanya, contohnya: Bill Clinton, John F Kennedy, Roosevelt, Thomas Jeffferson, Grover Cleveland, Woodrow Wilson, Warren Harding, Eisenhower (www.who2.com/hailtothesheets.html).

Penyanyi Julio Iglesias mengaku sudah “menggoreng” 2.000 wanita di tempat tidur. Sementara majalah Tempo pernah memberitakan bahwa 1 dari 3 pria pasti punya wanita lain/selingkuh. Itu membuktikan ada pria yang tidak bisa hidup dengan hanya 1 istri, apalagi jika istri tersebut sedang haid, hamil dan melahirkan, atau menopause. Jika poligami syari’ah dilarang, maka mereka akan melakukan poligami liar/zina yang tidak ada tanggung-jawab menyantuni istri dan anak baik lahir mau pun batin.

Sering orang-orang sekuler menolak syariat Islam dengan alasan negara tidak berhak campur tangan dalam masalah agama. Tapi dalam hal poligami, mereka meminta negara melarang poligami. Sebaliknya mereka justru menolak jika negara melarang pelacuran dengan berbagai alasan. Pada RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi mereka menolak pemerintah melarang warganya berciuman di depan umum atau selingkuh dengan alasan itu masalah pribadi. Sekarang justru mereka meminta negara melarang poligami yang juga adalah masalah pribadi. Aneh bukan?

Itulah ciri-ciri orang yang tidak beriman. Mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram.

Di Detik.com disebut bahwa orang yang berpoligami berpotensi menyebarkan penyakit kelamin karena berganti-ganti pasangan. Ini salah besar. Meski seorang suami beristri 4, tapi istrinya kan itu-itu saja. Jika mereka semua bersih ya tidak akan ada penyakit kelamin. Sebaliknya bagi yang menempuh monogami tapi selingkuh dengan berganti-ganti pasangan atau ke tempat pelacuran, justru mereka lebih besar potensi kena penyakit kelamin.

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. “(QS Al-Mukminun: 5)

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,

“Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An-Nur: 30)

Pada poligami, seorang pria harus adil kepada semua istrinya. Adil ini tentu dalam batas kemampuan manusia, seperti jatah hari, atau pun pemberian materi. Bukan sesuatu hal yang di luar jangkauan kemampuan manusia.

Suami bertanggung-jawab memenuhi nafkah lahir dan batin serta melindungi semua istrinya, dan juga anak-anaknya.

Pada perselingkuhan mau pun pelacuran, pada dasarnya terjadi hubungan seks antara satu pria dengan banyak wanita seperti pada poligami. Tapi pada perselingkuhan dan pelacuran, tidak ada tanggung-jawab bagi pria mau pun wanita.

Sang pria tidak harus memberi nafkah lahir dan batin, kecuali hanya pada saat kesenangan sesaat.

Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Terkadang sebagian manusia merasa sombong sehingga mengharamkan apa yang Allah halalkan.

“Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,[QS Al Fath 48.4]

Ulama besar, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi, dalam bukunya, “Halal dan Haram dalam Islam” menulis: “Islam telah menentukan keperluan perorangan dan masyarakat, dan menentukan ukuran kepentingan dan kemaslahatan manusia seluruhnya. Di antara manusia ada yang ingin mendapat keturunan tetapi sayang isterinya mandul atau sakit sehingga tidak mempunyai anak.

Bukankah suatu kehormatan bagi si isteri dan keutamaan bagi si suami kalau dia kawin lagi dengan seorang wanita tanpa mencerai isteri pertama dengan memenuhi hak-haknya”

Sementara ada juga laki-laki yang mempunyai nafsu seks yang luarbiasa, tetapi isterinya hanya dingin saja atau sakit, atau masa haidhnya (atau kehamilan “ penulis) itu terlalu panjang dan sebagainya, sedang si laki-laki tidak dapat menahan nafsunya lebih banyak

seperti orang perempuan. Apakah dalam situasi seperti itu si laki-laki tersebut tidak boleh kawin dengan perempuan lain yang halal sebagai tempat mencari kawan tidur” Dan ada kalanya jumlah wanita lebih banyak daripada jumlah laki-laki, lebih-lebih karena akibat dari peperangan yang hanya diikuti oleh laki-laki dan pemuda-pemuda. Maka di sini poligami merupakan suatu kemaslahatan buat masyarakat dan perempuan itu sendiri, sehingga dengan demikian mereka akan merupakan manusia yang bergharizah yang tidak hidup sepanjang umur berdiam di rumah, tidak kawin dan tidak dapat melaksanakan hidup berumahtangga yang di dalamnya terdapat suatu ketenteraman, kecintaan, perlindungan, nikmatnya sebagai ibu dan keibuan sesuai pula dengan panggilan fitrah.

Ada tiga kemungkinan yang bakal terjadi sebagai akibat banyaknya laki-laki yang mampu kawin, yaitu:

1. Mungkin orang-orang perempuan itu akan hidup sepanjang umur dalam kepahitan hidup.

2. Mungkin mereka akan melepaskan kendalinya dengan menggunakan obat-obat dan alat-alat kontrasepsi untuk dapat bermain-main dengan laki-laki yang haram.

3. Atau mungkin mereka mau dikawini oleh laki-laki yang sudah beristeri yang kiranya mampu memberi nafkah dan dapat bergaul dengan baik.

Tidak diragukan lagi, bahwa kemungkinan ketiga adalah satu-satunya jalan yang paling bijaksana dan obat mujarrab. Dan inilah hukum yang dipakai oleh Islam, sedang

“Siapakah hukumnya yang lebih baik selain hukum Allah untuk orang-orang yang mau beriman”” (al-Maidah: 50)

Di Bali Post disebut jumlah wanita 2% lebih banyak dari pria (http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2003/9/27/op1.htm) atau lebih banyak 4,4 juta dari pria. Jika 2 juta wanita termasuk usia nikah, jika poligami dilarang, akan ada 2 juta wanita yang tidak menikah.

Dari sisi ekonomi mungkin wanita tersebut bisa memenuhi dengan bekerja. Tapi bagaimana dari sisi kebutuhan biologis? Jika poligami diharamkan, untuk memenuhi kebutuhan seksnya mereka akan jadi pelacur, simpanan, atau istri ke 2. Berapa banyak wanita yang dibunuh karena meminta dinikahi sementara si pria sudah punya istri? Berapa banyak bayi digugurkan karena anak lahir di luar nikah (contohnya kasus YZ dan ME saat ini)? Berapa banyak istri ke 2 yang harus dicerai karena monogami yang dipaksakan (contoh pasangan pengacara dan artis terkenal)? Berapa banyak anak yang lahir tanpa bapak untuk mengasuh dan menafkahinya?

Jadi jangan hanya memperhatikan “hak” istri pertama. Tapi juga perhatikan hak istri kedua dan anak-anaknya. Apalagi banyak pasangan poligami, ternyata istri pertama rela bahkan ada yang justru mencarikan wanita untuk jadi istri ke-2, ke-3, atau ke-4 bagi suaminya.

Memang ada pelaku poligami yang tidak mengerti ilmu pernikahan misalnya tidak memberi nafkah lahir dan batin kepada salah satu istri. Padahal memberi nafkah itu wajib. Allah juga mengancam bahwa pelaku poligami yang tidak adil di hari kiamat nanti akan berjalan dengan kepala yang miring.

Dalam Islam, poligami harus dilakukan dengan adil dan baik. Semua istri harus dinafkahi dengan baik dan adil. Suami selain harus menyediakan rumah yang layak bagi setiap istrinya juga harus bergilir mendatangi rumah setiap istrinya dengan adil. Allah tidak mungkin membolehkan poligami jika manusia memang tidak bisa melakukannya.

Inilah sistem poligami yang banyak ditentang oleh orang-orang Kristen Barat yang dijadikan alat untuk menyerang kaum Muslimin, di mana mereka sendiri membenarkan laki-lakinya untuk bermain dengan perempuan-perempuan cabul, tanpa suatu ikatan dan perhitungan, betapapun tidak dibenarkan oleh undang-undang dan moral. Poligami liar dan tidak bermoral ini akan menimbulkan perempuan dan keluarga yang liar dan tidak bermoral juga. Kalau begitu manakah dua golongan tersebut yang lebih kukuh dan lebih baik?“

80 comments to Poligami Dalam Pandangan Islam: Poligami itu Halal

  • dina

    assalamualaikum wr wb
    saya seorang ibu dgn 2 anak yg telah 10 tahun ditinggal meninggal oleh suami, sekian tahun saya hdp hanya bertiga dengan 2 anak yatim yg saya miliki.. tapi beberapa bulan terakhir saya mulai jatuh cinta dan dicintai oleh laki laki yg berstatus suami orang, laki laki itu berniat menikahi saya tapi istrinya langsung menghina dan menghujat saya dan mengancam akan menghancurkan saya dan suaminya,,
    ingin saya pergi tapi laki2 itu terus memohon jangan tinggal aku..kalo saya lanjutkan hinaan,,hujatan dan kata2 kotor sll dia kirim buat saya dan suaminya
    harus bagaimanakah saya menurut al qur’an ??

    • nizami

      Wa’alaikum salam wr wb,
      Jika calon suami anda tidak bisa melindungi anda dan keluarga anda dari makian dan ancaman istrinya, sebaiknya anda mundur dan pilih calon suami yang saleh yang adil, bisa memberi nafkah dan melindungi seluruh keluarganya. Khawatirnya hal lebih buruk bisa menimpa anda dan anak anda jika diteruskan.
      Wassalamu’alaikum wr wb

  • Ass. Wr.. Wb…
    Sya sbg seorg suami mmpunyai 1 anak (12 thn) di kehamilan ke 2 istri sya mngidap pnyakit Kista yg hrus mengangkat organ tubuhnya.
    sya pingin py anak lgi dgn poligami, istri prtama mengijinkan dg syarat berlaku adil.
    calon istri kedua sdh ada, soleha, ahli sholat dan kbetulan seorg pgawai negeri.
    prmintaannya mw nikah asal tdk di poligami.
    nah sya hrs bgaimana nih akhi…

  • nizami

    Wa’alaikum salam wr wb,
    Jika sebab poligami hanya lantaran istri menderita penyakit kista dan dokter menyarankan untuk mengangkat organ tubuhnya, saya sarankan untuk mengobati penyakit istri anda agar sembuh.
    Sebagai contoh artis pelawak Rini S Bon Bon menderita diabetes hingga masuk beberapa RS dan oleh beberapa dokter divonis untuk amputasi. Tapi dgn berobat herbal, alhamdulillah dia bisa sembuh tanpa diamputasi:
    http://www.jpnn.com/read/2010/09/17/72407/Andalkan-Pengobatan-Herbal

    Jika memang poligami, yakinkan istri anda memang menerima dan anda harus adil. Hibur dan kuatkan istri pertama anda bagaimana pun umumnya memang wanita kurang suka dipoligami meski di mulut dia berkata rela.

  • amin

    bos bagaimana ni sekarang aa gim malah ga mampu mao cerai lagi … kan malah bikin masalah tuh dalam keluarga …. ustad lagi gimana jamaahnya mau ngikutin jejaknya … contonya aja gagal

  • nizami

    Kalau masalah gagal/cerai, pasangan monogami juga banyak yang cerai misalnya Anang dan Krisdayanti. Apa kita tidak boleh monogami karena itu?
    Sebaliknya Nabi Yakub, Nabi Ibrahim, Nabi Muhammad sukses meski berpoligami. Begitu pula sebagian ulama dan habib yang saya kenal.
    Mengenai Aa Gym sendiri dulu saya sempat mendengar beliau berkata saat menyinggung poligami: “Satu saja tidak habis.” Nah ini akhirnya jadi bumerang bagi beliau. Karena tidak mendidik bahwa poligami itu halal kepada istri dan jema’ahnya, akhirna istri dan sebagian jemaahnya tak bisa menerima jika poligami itu halal bahkan para Nabi sebetulnya pernah melakukannya.
    Kita harus paham bahwa poligami itu halal. Meski kita tidak suka, kita tidak boleh mengharamkan apa yang dihalalkan Allah.

  • assalamu’alaikum ,,wr.wb.
    saya seorang single,dan sekarang saya terjebak disuatu keadaan yang mungkin saya tidak bisa menghindar, pernah saya jalan dengan suami orang, tapi pada saat itu dia sedang teraniaya dengan istrinya .karena istrinya selingkuh dan dalam ambang perceraian. tapi mereka berdua pada persidangan hasilnya damai karena masalah anak . tapi kami saling percaya dan sayang . setiap aku ingin pergi mesti dia tidak mengijinkan meninggalkannya. dan saya sayang dengan beliau karena kebaikannya. sebaiknya apa yang saya lakukan .setiap saya tanya dia tidak suka dengan istri pertamanya . .dia bertahan demi anak. dan saya tidak tau apa itu benar atau tidak..

  • untuk tambahan . saya takut jika saya pergi dia akan sakit. dosakah saya jika melnjutkan semuanya tanpa sepengetahuan istrinya. sedangkan jasa yang dikeluarkan untuk saya sangat banyak. dan saya tidak tega melihat dia tersakiti oleh saya . terimaksih wassalamu’alaikum wr wb

  • nizami

    Wa’alaikum salam wr wb,
    @Cella:
    Sebaiknya tidak pacaran dengan suami orang. Khawatirnya nanti terjerumus dalam zina.
    Jika mau, sebaiknya menikah segera. Tapi tidak boleh diam-diam. Harus terang-terangan dan dirayakan sehingga semua orang tahu termasuk istri pertamanya.

    Jika diam-diam, nanti anda sendiri yang sulit. Bisa diteror terus oleh istri pertamanya. Selain itu juga tidak adil. Karena istri pertama diketahui orang. Istri kedua disembunyikan bagaikan aib.

    Nabi memang berpoligami. Tapi Nabi melakukan itu tidak sembunyi-sembunyi. Semua istri beliau saling kenal. Para sahabat dan ummat Islam tahu siapa saja istri Nabi. Tak ada satu pun yang disembunyikan.

    Seorang pria, jika ada maunya terhadap wanita memang baik. Itu biasa. Saya sering melihat itu pada teman2 saya yang playboy. Sopan dan baik sekali terhadap wanita yang diincarnya. Di saat yang sama dia mengkhianati pasangannya.

    Saran saya, jika memang cinta, sebaiknya menikah segera dengan terang-terangan. Istri pertamanya sebaiknya tahu secepat mungkin. Jadi jika dia tak suka dan menteror anda, minimal anda tahu lebih dulu sebelum terlanjur dinikahi. Kan lebih baik mundur sebelum menikah daripada cerai setelah menikah akibat tidak mampu menahan teror istri tua.

  • nizami

    Berhubungan seks dengan wanita yang bukan muhrimnya itu = ZINA =DOSA!
    Jangankan berzina, mendekati zina (memegang wanita yang bukan muhrimnya) saja haram.

    “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’ 32]
    http://media-islam.or.id/2010/11/24/jangan-dekati-zina

    “Seorang ditusuk kepalanya dengan jarum dari besi adalah lebih baik ketimbang menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani, no. 16880, 16881)

    Jika mau, poligamilah dengan benar dan adil.
    Jika berzina, jika anda menyetujuinya juga dosa.
    Sebaiknya anda berdoa dan minta petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT. Coba juga diskusikan pada saudara2 anda yang bisa dipercaya.

  • Tsamara

    Assalamualaikum….

    Saya adalah istri ke 2…sudah 2 tahun sy menikah dan sekarang sy sedang hamil muda…selama ini suami sy belum meberitahukan istri pertamanya mengenai pernikahan kami…lalu bagaimana sebaiknya ya ustadz???

    Selama ini jg sy rasakan waktu yg diberikan suami sy tdk adil…memang sebelum menikah kami sudah sepakat bahwa sabtu minggu adalah waktu u dia & kluarganya..namun saat ini sy sedang dalam kondisi hamil dan sy jg perlu suami sy u menemani sy diwaktu weekend…satu lg suami sy itu slalu membanding2kan sy dgn istri pertamanya dan itu sangat menyakitkan hati sy…minta tolong sarannya u mengatasi masalah ini…

    Sblmnya sy ucapkan terimakasih u sgala sarannya…wassalamualaikum…

  • nizami

    Wa’alaikum salam wr wb,
    Itulah yang membuat jelek poligami.
    Poligami dilakukan secara sembunyi2 seolah2 itu dosa.
    Kemudian tidak adil dalam hal waktu dan materi.
    Harusnya suami bergilir ke rumah2 istrinya secara adil.
    Kemudian juga tidak membanding2kan istri karena masing2 punya kelebihan dan kekurangan.

    Saran saya, berpoligami dan juga suami anda adalah pilihan anda. Jadi hendaknya bersabar dan syukuri apa yang ada.

    Coba perbaiki dulu dengan berdoa kepada Allah, kemudian juga mengikuti pengajian agar silaturrahim lebih luas.

    Jika itu tidak berhasil juga, anda bisa memilih antara tetap bersama atau cerai.

    Wassalam

  • ahwadi

    saya berusia 49 tahun sudah berumah tangga selama 17 tahun dengan dikaruniai 3 orang anak yang masih usia sekolah, isteri saya sejak 5 tahun terakhir mengalami sakit pendarahan sehingga di operasi, kondisi isteri saya saat ini masih jauh dari sehat dan sering mengalami drop. tahun 2010 sudah 3 kali masuk rumah sakit dgn tranfusi darah. saya sudah berusaha untuk merawat isteri saya dengan baik tapi juga belum sembuh. sekarang kira kira 4 th terakhir saya menjalin hub dengan seorang janda dan ia mau membantu keluargaku merawat isteri dan anak-anak. tapi persoalannya isteri saya tak rela di madu, bagaimana pak ustad mohon jawabannya.

  • nizami

    @Ahwadi: Selain pengobatan modern, coba juga pengobatan Islami. Istri saya dulu juga 9 bulan mengalami luka yg tidak kering2 (gangren). Setelah pengobatan modern mentok (sampai dipop-smear), akhirnya ada klinik dgn dokter perempuan yg juga mendalami pengobatan Islami/Alternatif di Condet. Alhamdulillah setelah dioles obat (kemungkinan madu propolis), istri saya sembuh dgn izin Allah.
    Coba dulu pengobatan Islam seperti madu, minyak habbatus saudah, dsb untuk menyembuhkan istri anda.
    Jika itu tidak berhasil, baru ditempuh poligami meski itu akan menyakitkan bagi istri anda. Beri pemahaman agar dia mengerti kondisi anda.

  • ade k

    saya ingin menikah lagi, tapi istri pertama tidak mengizinkan, dan di KUA juga menghruskan izin istri pertama, bagaimana jalan keluarnya..?

  • Surya

    Saya sudah 12 tahun menikah, alhamdulillah saya di karuniai anak 3 dan yang masih di dalam kandungan 1, selama 12 tahun saya sering kali di dholimi istri, sudah berulang -ulang saya menegor dan menasehati, tapi masih di ulangi terus- menerus, baru- baru ini mengulangi perbuatanya,
    saya coba menegor, tapi jawabanya malah minta pisah, sudah sekian lama saya mencoba mengalah demi anak, tapi masih begini terus. layakkah saya kalau bepoligami?

  • lakukan yang tertbaik sesuai hati nurani..

  • nurul

    Saya PNS , menikah , status sbg istri ke tiga.
    Saya menikah dengan ijin kedua istri, kami saling mengenal dan memahami bahwa poligami itu halal menurut Alloh. Alhamdulillah suami berusaha memenuhi kewajibannya. Alhamdulillah kami istri istrinya berpenghasilan sendiri sendiri ,Alloh memberi rejeki cukup .
    Yang saya tanyakan , sejauh mana kewajiban suami untuk menafkahi ? selama ini alhamdulillah rejeki dari Alloh yang diberikankepada saya bisa untuk berinfaq melebihi gaji suami.
    Jika suami tidak memberi uang belanja apakah berdosa karena kami semua berpenghasilan sendiri sendiri.

    Dalam masalah giliran , tidak bisa dijadwal , karena aktifitas suami yang tidak bisa ditinggalkan di istri pertama.

    Saya menyadari sekali keadaan tersebut.
    Sedih juga .Tapi memang saya sudah siap dengan semua resiko itu saat menikah.

    Apakah suami masih berdosa karena nafkah dan giliran yang demikian tersebut di atas ?

  • nizami

    Memberi nafkah adalah kewajiban suami baik lahir/materi mau pun batin.
    Seorang suami yang berpoligami harus adil baik dari segi materi mau pun giliran hari. Sehari di rumah istri ke-1, sehari di rumah istri ke-2, sehari di rumah istri ke-3, dst.
    Jika tidak, maka akan ada siksa neraka bagi suami yang tidak adil dalam berpoligami.

  • kiki

    Assalamualaikum.Wr.Wb

    Saya pria beristri dengan 1 anak, terus saya kenalan dengan seorang wanita status janda tidak punya anak, awalnya istri tidak setuju ketika saya tawari untuk poligami, tapi akhirnya setuju setelah mengetahui saya punya hubungan dengan wanita lain, tapi rencana tersebut ditentang sama ortu saya, dan istripun berubah lagi, terus setelah saya mencari & membaca website ini, ada yg saya belum adil, yaitu saya belum punya rumah sendiri, rumah yg saya tempati sekarang milik ortu saya, sementara si wanita itu sudah punya rumah sendiri, dan pernah saya tanya kedia bagaimana kalau kami sampai diusir dari rumah tersebut, dia bilang tinggal bareng saja dari pada kontrak rumah, untuk itu saya mohon penjelasannya untuk masalah ini. Wasalam.

  • watawasobilhaq

    subhanalloh,..ya akhi..poligami adalah sebuah ke utamaan,bukan jalan alternatif,..coba cermati lagi ayat yg menerangkan tentang poligami,QS ANNISA,3,artinya poligami dapat di lakukan oleh orang-orang pilihan yang cukup ilmu,krena poligami adalah ibadah.jika anda saja belum punya rumah sendiri ,masih numpang ,apakah anda tidak malu,…lantas bagaimana anda akan berbuat adil,ingat sebuah ibadah jgn sampai salah niat ,sebab akan berbeda hasilnya.

  • Hamba Allah Yang Lemah

    Saat ini saya akan menikah dan menjadi istri kedua dari seorang pria. Tetapi istri pertama tersebut mengetahui semuanya. Bahkan kami saling kenal. Aku dan calon suamiku saling mencintai. Dia mengatakan padaku bahwa dia menikahi istri pertama karena hutang budi, selain itu dia ingin memiliki keturunan. Karena dari istri pertama dia tidak memiliki anak. Salahkah dan dosakah diri ini jika aku berharap dan berdoa pada Allah jika aku ingin suatu saat nanti dia bisa menjadi milikkku seutuhnya.

  • nizami

    @Hamba Allah Yang Lemah: Itu bukan salah lagi. Tapi DOSA. Harusnya anda justru berusaha agar suami anda bersikap adil.
    Bayangkan jika satu saat nanti ada istri ke3 dan dia ingin agar jadi satu2nya istri dan menyingkirkan istri ke1 dan ke2. Sakit hatikah anda?
    Jangan lakukan sesuatu yang tidak anda inginkan kepada orang lain.

  • Hamba Allah Yang Lemah

    Lalu bagaimana jika saya mundur dan pergi dari semua ini. Saya merasa tidak kuat melewati hari-hari seperti ini.

  • nizami

    Mundur tidak masalah. Mudah2an anda bisa mendapat suami yg saleh.
    Agar dapat, kriteria anda juga jangan terlalu tinggi. Yang penting shalatnya rajin, marahnya tidak menyakitkan
    Sebab jika bilang dengan istri pertama tidak cinta, itu tanda calon suami anda kurang gentle. Bisa jadi jika sudah menikah, kepada wanita lain dia akan berkata hal yg sama.

  • dilla

    Ass….
    ustad saya wanita berusia sekitar 21 thn,,saya saat ini memilki hubungan dgn seorg pria yg tlah memiliki istri dan 1 anak,,pada awal’a pria yg saya cintai ini tidak memberi tahu saya tentang status dia yg sebenar’a hingga akhir’a setelah sekian bulan hubungan kami berjalan dia baru bercerita tntang hal yg sesungguh’a..
    Namun d saat rasa sayang di antara kami tlah begitu dalam.
    Istri pertama’a tlah mengetahui hubungan kani n telah meminta izin pda’a untuk merestui pernikahan kami namun istri pertama’a menolak untuk d madu ustadt.
    Dan keluarga dari saya juga tidak mengetahui klu calon suami saya tlah memiliki istri dan anak…
    Yang ingin saya tanyakan apakah yg harus saya lakukan ustad,,sementara saya gak bisa untuk melepaskan pria ini,,,maka dari itu saya lebih memilih untuk di madu dari pada saya berpisah dgn’a walupun hati nurani saya sendiri tidak sepenuh’a ikhlas n rela buat berbagi suami saya dgn wanita lain ustadt.
    Saya mohon saran’a ustadt..

  • nizami

    Wa’alaikum salam wr wb,
    Calon suami anda tidak memberi tahu ana jika dia telah punya istri dan 1 anak saat bertemu. Menurut saya itu kurang baik. Harusnya terus terang.
    Istri pertama menolak dimadu, dan anda juga kurang ikhlas.
    Padahal mengingat calon anda sudah mau poligami, padahal anak baru 1, bisa jadi setelah menikah dengan anda dia kawin lagi.
    Ustad Arifin Ilham berkata poligami itu memang sunnah. Tapi itu ada ilmunya sehingga bisa adil dan semua istri suka.
    Jika tidak adil dan tidak punya ilmu sehingga semua istri tidak suka/cekcok, malah tidak baik.
    Saran saya, jika anda tidak ikhlas berbagi dgn istri pertama, sebaiknya mundur saja. Sebab bisa jadi anda nanti harus berbagi lagi dgn istri ke3 dan ke4.

  • yanto

    Saya sudah menikah 15 tahun belum empunyai keturunan tapi adopsi anak sudara istri,sekarang saya dekat dengan seorang janda 2 orang anak yg ditelantarkan suaminya, pertama ketemu mereka blum cerai tapi sudah tidak diurus selama 3 tahun waktu saya tanyakan apakah suaminya sholat jawabnya tidak dan saya ketahui suaminya suka mabuk, kemudian saya sarankan minta cerai, karena emang suaminya sudah tidak mengurus akhirnya pengadilan mengabulkan gugatan tanpa kehadiran suaminya, sekarang saya ingin menikahinya tapi istri saya menolak mentah2 walaupun istri rajin mendatangi majlis ta’lim, bagaimana ustad kalau saya menikah sirri( dia & bapaknya setuju), terus terang saya ada perasaan musti bertanggung jawab dengan saran saya (cerai) yang dia turuti mohon pencerahan dosakah saya ?

  • bagaimana sebaiknya menjelaskan kepada sang istri jika ingin berpoligami sehingga sang istri mengerti.

Tinggalkan Balasan